Kamis, 03 Juli 2014

Kirimkan SMS Ini!

Kemarin sore aku mendapat SMS yang menarik. Benar-benar menarik. Isinya tentang bagaimana sikap remaja jaman sekarang terhadap  pacarnya dibandingkan sikap mereka terhadap ibunya. Menurutku isinya cukup bagus, namun ada sasuatu hal yang membuatnya menjadi jelek. Di akhir SMS ditulis untuk mengirimkan SMS itu ke semua nomor yang ada di kontak. Serta ditulis juga ancaman bagi orang yang tidak ingin mengirimkannya. Berikut ini SMS lengkapnya:

Yg gk sayang ibunya gk usah di kirim...!
Anak jaman sekarang
PADA GAK NYADAR SEMUA
“Pacarnya sakit
kwatir
“Ibunya sakit
cuek
“Pacarnya ultah
 dikadoin
“Ibunya ultah
 dicuekin
“Pacarnya blm makan
 ditanya
“Ibunya blm makan
 biasa aja
“Pacarnya marah
Sedih
“Ibunya marah
Bales marah
Butuh pacar setiap waktu
Giliran ibu meninggal
Baru NANGIS....!
Kamu pikir yang negalhirin
kamu emang pacar kamu
apa...!
yg nganggap ini benar
maka kirim ksemua
kontakmu...
biar semua pada nyadar
betapa mulianya IBU
yg gk ngirim gk peduli sma
ibu
kirim ke 15 Orang dalam
waktu 30 Menit
Yg gak kirim gak sukses
Hidupnya.AMIN.....!!!


Sangat disayangkan, SMS yang maksudnya baik jadi rusak  gara-gara ada beberapa hal yang menurutku tak pantas ditulis di dalamnya. Aku termasuk orang yang gak suka dengan SMS-SMS semacam ini, jadi apapun ancamannya, aku pasti gak akan kirim SMS seperti itu. Selain itu, dari segi bahasa, banyak yang harus diperbaiki.  Salah satu contohnya di baris pertama, “Yg gk sayang ibunya gk usah di kirim...!” mempunyai arti yang ambigu. Maksud dari “Yg gk sayang ibunya” itu apa? Orang yang akan mengirim SMS kah? Atau orang yang akan menerima? Atau kedua-duanya?. Jika dilihat dari kata kerja yang digunakan, kalimat di atas termasuk kalimat pasif – itu pun penulisan kata kerjanya salah - , jadi bisa disimpulkan maksud si pengirim adalah “kirimkan SMS ini kepada orang yang sayang ibunya!”. Berarti sebelum kita mengirim SMS, kita harus tau dulu siapa yang sayang ibunya, siapa yang ngga.

Ada yang lucu juga, seperti kalimat “Pacarnya ultah dikadoin”. Apakah kalau pacarnya berulang tahun pacarnya itu dimasukin ke kotak terus dibungkus pake kertas kado? Entahlah, cuma yang buat SMS dan Tuhan yang tau.
Saranku untuk pembuat SMS semacam ini, tolong perhatikan penggunaan kata, karena hal ini cukup penting untuk menyampaikan maksud yang hendak disampaikan. Jika ingin mengajak orang gunakanlah bahasa yang santun, tidak perlu pakai ancaman. Aku pernah membaca sebuah kalimat yang cukup bagus dari sebuah novel yang aku baca:
Kebaikan sejati dan tulus adalah kebaikan yang dilakukan tanpa diketahui orang yang menerima kebaikan.
Jadi, apa bagusnya sih bikin SMS yang ada ancamannya? 

Last, aku mohon maaf atas tulisan yang menyinggung ini beserta segala kesalahan yang menyertainya.
Tulisan ini hanyalah opiniku.

Semoga Anda tidak puas!

0 komentar:

Posting Komentar